![]() |
source: superball.bolasport.com |
Kejahatan
bertema mafia memang sulit dipisahkan dari kehidupan persepabolaan di Negeri
berkembang ini, dari mulai tim nasional, tingkatan liga yang paling tinggi di
negeri ini hingga permainan dibalik persepakbolaan usia dini.
Seperti
contoh kasus yang sangat viral baru-baru ini, yaitu pengaturan sekor yang
melibatkan tim kasta ke-2 liga indonesia, pertandingan Aceh United vs PSMP
Mojokrto November lalu. Kejanggalan penalti Krisna Adi Tama menjadi sorotan
piblik dan titik curiga publik, hingga memaksa PSMP ketinggalan 1 gol hingga
akhir peluit panjang
Dan
Aceh United lah yang keluar sebagai pemenang di kaandangnya sendiri di stadion Cot
Gapu, Bireuen, di sisi lain PSMP hanyalah membutuhkan 1 poin supaya lolos babak
perempat besar liga 2.
Karena
banyak kejanggalan yang terjadi, sehingga banyak opini bermunculan bahwa memang
PSMP mengalah supaya membuka jalan pada Semen Padang dan Kalteng Putera ke
babak perempat besar.
Banyaknya
opini yang berkembang menarik perhatian masyarakat hingga salah satu acara talk
show, “Mata Najwa” Trans7 ber tagline “PSSI Bisa Apa ?, jilid 1 dan Jilid 2”
yang mengundang pakar bola, kepolisian bahkan pelaku untuk membuka rahasia para
mafia, pada akhir acara, kapolri Jendral Polisi Muhammad Tito Karnavian berjanji
membentuk satuan tugas Anti Mafia Bola.
Pengungkapan
ini diawali oleh pengakuan dari eks manager Persibara Banjarnegara, Lasmi
Indaryani yang menyinggung nama-nama orang yang bermain dibalik prilaku kotor
mafia dalam lingkup PSSI
Selain
liga profesional kompetisi usia muda bahkan kategori dini juga menjadi sasaran
oknum mafia yang gila uang mengatur skor akhir.
Lasmi
juga mengatakaan jika dirinya ditawari juara piala Soeratin dengan bayaran Rp
150 juta. Di provinsi dijanjikan juara dengn membayar uang sejumlah Rp 100 juta
untuk sepak bola dan Rp 75 juta untuk futsal.
Saat
ini sudah lebih dari 5 orang yang tertangkap dan diperkirakan akan terus
meningkat seiring dengan penyelidikan dan pengembangan kasus yang dilakukan
satgas Anti Mafia Bola.
Sekarang
mulai banyak korban yang mengikuti keberanian Lasmi mengungkapkan laporan
mereka ke polisi, Satgas Anti Mafia Bola menjadi harapan besar bagi masyarakat yang menginginkan
keadilan di negeri ini.
Dalam memperingati Festival Poker 2019 yang akan diadakan pada bulan Februari dari tanggal 09 – 14 Februari 2019. Pokervita selaku situs poker online uang asli akan mengadakan promo menarik bagi anda semuanya yang berhasil mengumpulkan turn over dalam periode tersebut. Promo ini bernama Festival Pokervita Koin 2019
ReplyDeleteHUBUNGI KAMI !!
WA: 0812.2222.996
BBM : PKRVITA1 (HURUF BESAR)
Wechat: pokervitaofficial
Line: vitapoker